Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

End year wishes

Akhir tahun bukan satu-satunya hari untuk berharap. Tapi tak ada salahnya ku berharap agar aku tetap dikuatkan untuk memegang teguh apa yang selama ini ku yakini benar. Izinkan aku untuk percaya dengan apa yg selama ini aku impikan. Tidak bosan bermimpi walau sering terluka akan boomerang mimpi yang tak terwujud. Dan selalu percaya bahwa janjiNya adalah nyata..

Aku terlalu takut

Tuhan, kenapa lidah ku terlalu kelu untuk berkata bahwa aku mencintai ibu ku.. Tuhan, kenapa tanganku kaku hanya untuk bertanya kabar temanku yang baru saja kehilangan idola yang dicintainya.. Tuhan, kenapa kaki ku berhenti bergerak saat aku mencoba menenangkan dia, salah satu orang yang aku sayang saat terlihat terluka. Tuhan, selama ini aku baru menyadari betapa pengecutnya aku untuk sekedar bertanya apa mereka (orang-orang yang aku sayang)  baik-baik saja. Aku selalu mencari-cari alasan sebagai pembenaran,  "ah, pun org tua ku ngga pernah mengajarkan kepadaku bagaimana mengungkapkan rasa sayang kepada orang lain", "mungkin, jika aku bertanya kepada dia (temanku) pun aku tidak akan membantu apa-apa,  hanya menambah luka padanya", "Ah, aku gengsi bertanya padanya, mungkin dia bisa menyelesaikan masalahnya sendiri". Tuhan, aku tau semua alasan itu salah... Tapi kenapa aku selalu menggunakan nya dalam setiap keadaan? Aku selalu menyesal diakhir, k...

Ternyata Tak sebesar itu!

Hati yang kubanggakan selama ini ternyata tak semembanggakan itu... Hati yang selalu ku ikuti langkahnya ternyata tak sebijak itu... Hati yang seringkali mengalahkan akal sehat ku ternyata rapuh.... Hati yang selama ini ku jadikan pegangan melangkah ternyata mudah hancur.... Hati yang selama ini ku puja kebesarannya ternyata sangat sempit...

Cukup itu saja..

Terkadang, memang lebih nyaman cerita ke seseorang tanpa ekspresi. Dengan begitu, aku bebas cerita segalanya ke dia, tanpa harus takut apa reaksi yang bakal muncul, tanpa takut ada judgement dan saran yang bahkan mungkin tidak ku butuhkan saat itu. Kadang, aku memang hanya ingin didengar tanpa adanya kata-kata sanggahan. Karena pada saat itu mungkin aku sedang rapuh-rapuhnya, sebuah saran mungkin tidak akan nyangkut sedikitpun. Cukup diam, biarkan aku meluapkan segalanya, segala yang akan aku ceritakan. cukup peluk aku jika dirasa aku udh ngga kuat menceritakan segalanya, tanpa berkata sepatah kata pun. Itu jauh lebih baik..

kesayangan

Pernah ngga sih kalian berasa sayanggg banget sama temen kalian? jawabannya pasti pernah, bahkan diantara kalian ada yang punya temen dri orok sampe segede bagong wkwk..  Entah, kali ini aku ngerasa sayang yang se sayang sayangnyaaaa... bukan buat satu orang aja tapi buat banyak orang. sayangnya aku ke mereka bukan karna sayangnya ke sesama temen tapi lebih dari itu, bahkan aku ngerasa kayak sayang sama anak sendiri, berat banget ngelepas mereka untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya, rasanya pengen selalu bersama mereka terus menerus.... Ceritanya, mereka itu sebenernya staff ku di sebuah organisasi. satu tahun bersama membuat kita semakin lengket layaknya keluarga sungguhan, mereka anak - anak dengan beragam sifat dan tingkah laku yang berbeda - beda, aku ngga pernah memperlakukan mereka sama karna sifat mereka yang berbeda, haha kayak ibu beneran yak ;')  Sekarang, satu tahun telah berlalu mereka udah punya adik - adik baru, salah satu dari mereka terpilih untu...