Pernah ngga sih kalian berasa sayanggg banget sama temen kalian? jawabannya pasti pernah, bahkan diantara kalian ada yang punya temen dri orok sampe segede bagong wkwk..
Entah, kali ini aku ngerasa sayang yang se sayang sayangnyaaaa... bukan buat satu orang aja tapi buat banyak orang. sayangnya aku ke mereka bukan karna sayangnya ke sesama temen tapi lebih dari itu, bahkan aku ngerasa kayak sayang sama anak sendiri, berat banget ngelepas mereka untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya, rasanya pengen selalu bersama mereka terus menerus....
Ceritanya, mereka itu sebenernya staff ku di sebuah organisasi. satu tahun bersama membuat kita semakin lengket layaknya keluarga sungguhan, mereka anak - anak dengan beragam sifat dan tingkah laku yang berbeda - beda, aku ngga pernah memperlakukan mereka sama karna sifat mereka yang berbeda, haha kayak ibu beneran yak ;')
Sekarang, satu tahun telah berlalu mereka udah punya adik - adik baru, salah satu dari mereka terpilih untuk memimpin divisi ini. dan aku? aku lebih memilih untuk pindah divisi lain, bukan tanpa alasan aku hanya ingin menjadikan dia pemimpin yang tidak mengandalkan orang lain dari awal kepemimpinannya, sering dia memintaku untuk bertahan hingga menyuruh ketua umum membujukku. tapi aku tetap pada pendirianku untuk pindah dari sana, keputusan yang ga gampang, di sisi lain, aku masih ingin membangun divisi ini bersama dia dan anak - anak ku yang lain yang masih bertahan disini, tapi aku ngga mau mereka masih ketergantungan kepada ku. lagi pula aku yang sudah semester akhir membuat jadwal kuliahku semakin padet diiringi dengan penyusunan tugas akhir yang pasti memakan waktu yang panjang, aku ngga mau memakan jatah produktif didivisi ini dengan ketidak produktifan aku, lebih baik aku digantikan dengan seseorang anggota baru yang banyak memiliki waktu luang, untuk itu ku biarkan mereka lepas, beraaat rasanya hingga berhari hari aku memikirkan nya sembari meneteskan air mata ditengah perjalanan ku pulang, aku cuma pengen mereka dewasa dengan cara mereka sendiri, mandiri, dan berkembang. Mungkin aku juga belum maksimal memberikan ilmu ke mereka, hingga itu yang menjadi beban untukku meninggalkan mereka, tapi aku masih di organisasi yang sama, mereka bisa dengan leluasa bertanya kepadaku walau aku ngga bisa berada didalam divisinya. semangat belajar kembali ya semua nyaaa..

Komentar
Posting Komentar