Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

sampai pada titik ini

Akhirnya, titik yang ku takutkan terjadi juga.. Titik dimana semua rumah keluh kesahku pergi, mereka tidak sama lagi, tidak sama seperti janjinya untuk selalu jadi tempat terbaikku berkeluh kesah, aku yang sebelumnya tanpa beban menceritakan semuanya, sekarang menjadi terlalu kelu untuk mengutarakan apa yang aku rasakan, tapi kurasa ini adalah proses dewasa yang memang akan terjadi, sekarang atau nanti. Pada akhirnya, hanya diri sendirilah yang dapat diandalkan pada situasi apapun, semangat diriku... 😊

Asa yang sederhana

Apalah aku ini...  Aku bahkan tidak berani memiliki asa yang tinggi terhadap kisah romansaku, aku hanya ingin berarti baginya, dicintai sepenuh hati dan menjadi orang sebagai tempatnya pulang. Tanpa kriteria dan asa yang tinggi, hanya ingin melihatnya tertawa ketika melihatku tertawa, melihatnya tersenyum jahil menggodaku, menyandarkan kepalaku pada dadanya yang bidang, dan meminjamkan bahuku untuk tempatnya menangis..  Asa ku hanya sederhana, tapi ku jamin, rasa sayang yang ku berikan padanya tidak akan sederhana..

Menetap

Sekarang aku tahu betapa berartinya pernikahan, semakin dewasa aku mengerti betapa berartinya menetap bersama orang yang tepat, betapa berartinya kata "pulang" yang bukan hanya bermakna "tempat" tapi juga bermakna "orang", betapa beratnya perpisahan dan betapa berartinya pelukan hangat ketika kembali. Jiwa mudaku yang selalu ingin berkelana menyusuri setiap sudut kota di negeri ini, seketika hilang, tergantikan dengan segelas kopi dan obrolan malam yang hanya berdurasi tidak lebih dari 3 jam. Namun, disana aku merasakan kembalinya jiwaku yang hilang. Seketika ku ingin memberhentikan waktu, tetap tinggal menetap di "rumah" ku itu..