Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Love you so much, pa'e...

 Aku ngga ngerti kenapa hari ini rasanya sedihhhh banget, bermula dari sebuah harapan untuk mewujudkan apa yang menjadi impianku selama ini, mempercantik makam ayahku yang ku pikir, hal itu hal terakhir yang bisa ku lakukan untuknya. Setelah abangku kesana, ternyata semua nya ngga semudah itu, semua impianku buyarrrrr sudah, aku kecewa, sedih dan patah hati seolah gagal memberikan yang terbaik untuk alm. padahal selama ini, aku ini belum pernah membuatnya bahagia sampai ia dipanggil menghadap Tuhan, seumur hidupnya hanya melihatku membantah tanpa henti, membuatnya marah dan membuatnya seperti tidak pantas menjadi ayahku, padahal dia yang terbaik yang ku punya, aku yang tidak berbakat mengutarakan cinta, dan betapa bangga nya aku memilikinya, seseorang yang sangat berusaha untuk membuat keluarganya merasakan apa yang dia rasakan ketika bersama bosnya, dia selalu mengajakku dan mama untuk ikut merasakan "kemewahan". Tapi aku yang angkuh ini selalu menolak dengan alasan malu men...

Aneh

Dari dulu, aku ini tipe yang "one man show" parah, sampe berkali-kali dimarahin orang-orang klo udh mulai kumat. Kata Pskiater ku waktu itu, aku perfeksionis parah, gabisa percayaan sama orang lain, sampai kadang bisa nyiksa diri sendiri. Sifat ku yang seperti itu membuatku seperti tidak butuh siapapun untuk hadir, aku lebih percaya diriku sendiri yang mengerjakannya. Hfffttttt.. capek memang, tapi sepertinya dulu aku lebih bahagia sih, karna aku hanya mengandalkan diriku sendiri untuk bahagia, ga pernah mengandalkan orang lain. Semakin dewasa, perfeksionisku perlahan menghilang, aku seperti mudah bergantung, mudah berharap kepada orang lain, entah transisi hidup seperti apa yang membuatku seperti itu. Ku kira dengan mulai mengharapkan bantuan orang lain aku lebih mudah bahagia, lebih tenang, ternyata dugaanku salah, aku malah semakin sering nangis, menangis menyadari betapa bodohnya aku yang terlalu menggantungkan bahagiaku kepada orang lain. Aku benci diriku yang seperti in...