Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Aku takut

Aku tipe orang yang jarang banget cerita panjang lebar ke orang lain ataupun sosmed tentang kesulitan dan ketakutan yang aku alami. Paling klo pun iya, aku update di Line dengan kata-kata tersirat dan lagi-lagi ketika sahabatku bertanya kenapa, aku selalu menjawab " ngga papa " dengan emot senyum yang sama sekali tidak mencerminkan diriku saat itu. Tapi entah kenapa, ketika aku ngeblog, semua bisa keluar dengan sendiri nya, semua kutuliskan disini dan aku lebih memilih menyembunyikan semua pos ku dari sahabat-sahabatku. Karena aku berpikir, aku ngga mau sahabat-sahabatku terbebani dengan masalah yang aku miliki. aku tau mereka juga memiliki masalah yang rumit pula, aku cuma ngga mau masalah ku membebani mereka. Memang ada beberapa yang marah padaku karna aku tak mau cerita, tapi aku tetep berusaha terdiam dan menghindar ketika aku ngga kuat lagi menahan air mata yang hampir menetes. Sampai pada saat, ketika mereka tau aku mencoba untuk menghindar karna tidak kuat menahan a...

berubah

Semua telah berubah.. Semua tak sama seperti dulu.. Masa - masa indah itu terasa hilang, entah siapa yang berubah.. Aku, dia, mereka, suasana atau mungkin lingkunganku yang berubah.. Aku rindu saat itu terulang kembali, suasananya, orang - orang nya... Setiap manusia pasti mengalami perpisahan cepat atau lambat.. Aach.. pokoknya aku rindu masa itu.. Masa - masa dimana kita bisa tertawa lepas atas kekonyolan yang telah kita buat.. Masa - masa kita saling diam tanpa menyapa satu sama lain karena marah.. Masa - masa kita bekerja bersama memenuhi pekerjaan.. Yakinlah sahabat masa - masa itu takkan hilang dalam ingatanku.. Masih terbungkus rapi diantara masalah - masalah yg mungkin menyesakkan memori ingatanku.. Percayalah bahwa aku masih aku yang sama, masih sahabat kalian, tegur aku bila ku mulai berubah.. Terimakasih karena telah mengisi ruang - ruang memoriku dengan semua perasaan yang takkan mungkin rela ku menghapusnya.. 😃

bintang inspirasi 🌟

Seperti halnya dongeng kugy yang menjadi bintang inspirasi setiap goresan lukisan - lukisan keenan, akupun seperti itu, aku butuh bintang inspirasi untuk bisa menjadi alasan ku ketika sudah menyerah untuk melakukan sesuatu. Aku adalah orang membutuhkan orang yang percaya padaku bahwa aku akan bisa melakukan hal yang mungkin aku pun tak yakin dapat menyelesaikannya. Aku pun butuh "bintang inspirasi" atas semua karya yang aku buat. Lalu, bagaimana jika bintang ku itu redup? Cahaya nya tak seindah dan tak sama seperti pertama kali aku jadikan dia bintang inspirasiku. Dia ingin pergi, aku bisa berbuat apa? Aku hanya diam, aku tak punya alasan untuk memintanya menjadi bintang inspirasiku lagi. Itu pilihannya, aku hanya bisa mendukung apapun yang membuat dia bahagia...

peng-aku-an

Pengakuan... Sebuah kata sederhana namun menjadi amat penting bagi sebagian orang untuk motivasi dirinya. Katanya, seorang plegmatis sangat amat membutuhkan ini. Tapi apakah kita melakukan segalanya hanya untuk sebuah pengakuan? Bukankah akan lebih sakit hati apabila kita terlalu berharap suatu pengakuan tapi tak kita dapatkan? sebagian orang lainnya menganggap "pengakuan" ini tidak begitu penting, yang terpenting bagi orang - orang ini adalah mengerjakan semua dengan hati, karena mereka hanya mementingkan kebahagiaan hati untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Namun, apakah orang - orang ini yakin memiliki kebahagiaan tanpa adanya pengakuan dari orang lain? Bukan kah sulit untuk bahagia jika tak ada orang yang mendukung pekerjaan kita? Jujur, aku sempat cemburu dengan orang yang mendapat perhatian lebih dari orang lain padahal dia ngga terlalu bekerja keras menurutku. Menurut seseorang yang melakukan tes kecil untukku, aku memang orang yang plegmatis, aku butuh pengakua...

apa?

Apa harus sakit baru ditanya kenapa? Apa harus kecewa baru ditanya kenapa? Apa harus lemah baru dikuatkan? Apa harus sendiri baru ditemani? Apa harus sedih baru dihibur? Apa yang kuat ngga perlu diperhatikan? Apa yang kuat ngga perlu ditanya kabarnya? Apa yang kuat pasti bisa melewati masalahnya sendiri? Lalu, apa definisi kuat? Apa org yang gak gampang nangis dibilang kuat? Apa yg jarang sakit dianggap kuat? Apa yg terlihat selalu bahagia dianggap kuat?

dandelion

Entah kenapa aku suka banget bunga itu, padahal bunga itu ngga wangi, dan bukan karena warna kuning nya kalo dia udah mekar, tapi karena warna putih setelah dia gugur. Ketika itu, dia harus rela melepaskan satu persatu batang berbulunya karena percaya angin akan membawanya ke tempat yang terbaik untuknya berkembang. Dari bunga kecil ini aku belajar sebuah pengorbanan, pengorbanan yang ditunjukan bunga - bunga kecil yang sering diacuhkan orang - orang dijalan karena dianggap tak memiliki arti. Bunga ini juga mengajarkanku akan artinya kepercayaan, kepercayaan pada angin yang akan membawanya pergi tanpa takut tersakiti oleh angin. Hal yang sampai saat ini sulit untuk kulakukan, termasuk kepada diri sendiri. Entah waktu akan mengubahnya atau tidak, tapi untuk saat ini aku hanya perlu belajar pada hal kecil yang mungkin lebih dewasa dari aku sendiri, seperti dandelion..