Layaknya karang, kau seolah acuh dan diacuhkan...
Tidak ada yang peduli padamu..
Sesekali, kau menggores luka pada setiap kaki yang menyentuhmu..
Tidak ada yang tau, kau bekerja keras menahan derasnya ombak, tempat berlindung binatang² yang rapuh seperti ku..
Bodohnya, ku baru menyadari seberapa keras kau melindungi ku setelah kau tiada..
Bodohnya, aku baru menyadari kalau aku butuh kerasmu untuk aku bersandar..
Semua terlambat, aku belum kuat berpijak..
Tanpamu, aku seperti berjalan tanpa beranjak..
Entah sejauh mana aku akan melangkah,
Hanya ini yang bisa ku lakukan
Mencoba bertahan..
Komentar
Posting Komentar