Aku bingung sama perasaan ku ini..
kadang berasa spesial, kadang merasa tidak sespesial itu ternyata..
Perasaan seperti ini yang membuatku seperti membutuhkan sebuah bukti khusus untuk meyakinkanku klo aku benar dicintai, aku sepertinya membutuhkan sebuah pernyataan yang langsung keluar dari mulutnya, bukan hanya sebuah kesimpulan yang ku buat sendiri..
Perasaan seperti ini jugalah yang membuatku malas untuk menaruh harapan kepada orang lain, aku lumayan sulit untuk dibuat geer sebenarnya, cuma klo terus menerus dia datang, ya pertahananku runtuh juga. Anehnya ketika ku mulai pelan-pelan meruntuhkan pertahananku, justru dia yang membuatku seperti sedang ke geeran, astagaaa.. apa ini..
Baiknya, Tuhan tidak pernah menjatuhkan perasaanku sejatuh-jatuhnya kepada orang lain, jadi aku lumayan bisa menghandle sakit hati yang sering tercipta.
Mulai saat ini, mungkin akan sulit kembali bagiku untuk mulai percaya ke orang lagi. Sepertinya ku akan memfokuskan diriku untuk asik dengan diri sendiri lagi. Pertanyaannya adalah.. "mau sampai kapan?"
Aku juga bingung klo harus jawab pertanyaan itu dengan jawaban seperti apa, entah karna aku yang tidak terlalu mau berusaha keras atau memang Tuhan belum menunjukan saja, bukan bukan.. Aku nya yang kurang keras berdoa kepada Tuhan untuk diberikan dia yang bisa membuatku yakin harus kepada siapa ku menaruh harap, tanpa takut kecewa. Mungkin itu langkah pertama yang harus kutempuh terlebih dahulu..
Komentar
Posting Komentar